Home / Kiat / Membidik Kalangan Menengah ke Bawah

Membidik Kalangan Menengah ke Bawah

Alarm Rumah Made in Gresik 

Kondisi perekonomian yang semakin sulit berimbas pada meningkatnya angka kriminalitas, terutama pencurian dan perampokan. Tindak kejahatan ini tidak hanya terjadi di kawasan perumahan mewah di perkotaan, tapi juga sudah merambah ke rumah-rumah di perkampungan. Alarm rumah pun dijadikan solusi untuk membantu mengatasi situasi ini. Dan, M. Fahni pun merancang alarm rumah dengan harga terjangkau untuk kalangan menengah ke bawah di mana pangsa ini belum banyak digarap oleh produsen alarm rumah kaliber internasional

e-preneur.co. Pencurian atau bahkan perampokan kerap terjadi saat rumah, khususnya, ditinggal kosong penghuninya. Untuk itu, berbagai cara ditempuh demi selamatnya harta benda. Mulai dari sekadar dititipkan pada tetangga sekitar, menyewa jasa keamanan, atau memasang alat-alat pendeteksi elektronik yang kini banyak beredar.

Namun, produk-produk elektronik semacam itu, sekali pun cukup efektif, lumayan menguras saku. Hingga, muncul produk lokal dengan fungsi sama yang bisa diperoleh hanya harga dengan puluhan ribu rupiah.

Karena, menurut M. Fahni, produk tersebut memang sengaja membidik kalangan menengah ke bawah. Dengan alasan, pangsa pasar ini belum banyak digarap oleh produsen-produsen alarm kaliber internasional. 

Alarm rumah ini dibuat M. Fahni saat masih berstatus mahasiswa. Hal itu dilakukan, semata-mata dorongan tekad ingin menunjukkan bahwa untuk menjadi seorang pengusaha tidak perlu menunggu usia tua atau pensiun terlebih dulu.

Di sisi lain, pria yang memulai usaha pada umur 24 tahun ini tertarik mengembangkan suatu produk, yang dianggap bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Pilihannya pun jatuh pada produk alarm rumah. “Intinya, kami ingin memproduksi alarm rumah dengan harga terjangkau oleh masyarakat luas,” tegasnya.

Alarm rumah yang dimaksud yakni alarm berbentuk portable dengan dimensi mungil. Sehingga, bisa dipasang di banyak tempat seperti pintu, jendela, lemari, laci dan lain-lain.

Penggunaannya terbilang praktis dan mudah di mana pada sisi belakang alat ini dilengkapi double tape sebagai perekat. Sehingga, saat pemasangan tidak perlu merusak daun pintu atau jendela.

Sedangkan cara kerjanya pun tergolong simple. Dijelaskan, alat ini memiliki dua komponen utama yakni sepasang transmitter dan receiver. Pada saat instalasi, keduanya harus diletakkan atau dipasang sejajar.

Harganya terjangkau, cara kerjanya simple

Bila kedudukannya sudah tidak sejajar, misalnya karena pintu dibuka paksa atau dicongkel, posisi on (tombol hidup) alarm tersebut akan mengeluarkan bunyi keras. Lengkingan suara yang ditimbulkannya akan menarik perhatian orang-orang di lingkungan sekitar. Sehingga, diharapkan penjahat akan merasa jerih dan terbirit-birit. 

Namun, sejauh ini, produk yang pembuatannya dikerjakan bersama 17 karyawannya dalam bendera usaha “Indo Alarm” ini masih sebatas melayani permintaan pesanan. Sementara untuk pemasaran produk, sudah menjangkau Sumatra dan Kalimantan, serta Jayapura melalui agen. Sedangkan untuk pemasaran di Jawa, khususnya di Jakarta, baru sekadar melayani permintaan perorangan atau toko tertentu.

Selain melakukan promosi above the line, strategi penjualan yang dilakukan M. Fahni yaitu pemasaran produk melalui kerja sama dengan para developer perumahan. Dan, mereka menyambut baik penawaran kerja sama itu. Sebab, dengan menambahkan tool berupa alarm, maka akan memberi added value dan mengangkat brand image dari rumah-rumah yang akan dijual oleh pengembang yang bersangkutan. 

Pada awalnya, produk yang terjual dalam sebulan kurang lebih 250 unit. Namun, seiring waktu, jumlahnya terus bertambah.

“Karena kami hanya melayani pesanan. Dan, perlu diketahui, kami tidak memproduksi alarm ini dari bahan baku (awal), melainkan dari bahan setengah jadi, kemudian kami rakit dan modifikasi sesuai dengan pesanan. Sebab, biasanya ada yang minta ditambahi wireless remote dan lain-lain,” pungkas peraih penghargaan Pemuda pelopor 2007 Kabupaten Gresik ini.

Check Also

Menembus Pasar Roti dengan Menghadirkan yang Tidak Ada Menjadi Ada

Roti Malam Menghadirkan yang tidak ada menjadi ada merupakan salah satu strategi bisnis, yang mampu …