Home / Celah / Lukisan itu Bisa Dipakai

Lukisan itu Bisa Dipakai

Rok Lukis

Jika jeli menangkap peluang, maka sebuah hobi bisa dijadikan bisnis yang menguntungkan. Seperti yang dilakukan Ani, yang mengubah hobinya melukis yang hanya bisa dipajang menjadi bisnis rok lukis yang dapat dipakai sehari-hari. Imbasnya, hasil karyanya mendapat sambutan hangat dari konsumen

e-preneur.co. Melukis merupakan hobi yang dapat dilakukan di mana pun.

Misalnya, di tembok, bantal, kain kanvas, dan sebagainya. Seperti Yosefin Ani Seto Purnomo, yang melukis di atas kanvas dengan menggunakan cat akrilik.

Dalam perkembangannya, Ani, begitu ia akrab disapa, mencoba melukis di atas bahan pakaian. “Saat bertemu teman yang mempunyai hobi sama, maka kami mencoba membuat sesuatu yang juga bisa digunakan,” kisahnya.

Lalu, dengan dukungan kuat dari suami, Ani mencoba membuat pakaian. Istri anggota TNI AU ini membuat rok lukis dari bahan suede atau baby cotton.

Dengan modal sekitar Rp2 juta, Ani pun mengubah hobinya menjadi bisnis. Selanjutnya, Ibu dari dua anak ini memperkenalkan produknya kepada teman-temannya. Dan, sambutan mereka begitu mengejutkan.

Perempuan yang dalam usaha ini dibantu dua karyawan, mematok harga lukisnya lumayan mahal. Sebab, menurutnya, proses pembuatan rok ini sangat rumit. Sehingga, membutuhkan ketelitian ekstra.

“Untuk membuat rok lukis, polanya dibuat oleh karyawan saya. Sedangkan untuk lukisannya, saya kerjakan sendiri. Karena, semua ide gambar saya yang mendesain. Demikian pula, untuk proses pewarnaannya,” ungkap sarjana administrasi dari sebuah perguruan tinggi di Yogyakarta ini.

Dalam sebulan, Ani bisa membuat 10–15 rok. “Kami tidak buru-buru dalam membuat rok lukis ini dan menyetok seadanya saja. Saya juga tidak pernah menghitung keuntungan per bulan. Karena, bisa dikatakan, ini hobi yang menguntungkan,” lanjutnya.

Hobi yang menguntungkan

Untuk pemasarannya, kelahiran Yogyakarta, 29 April 1964 ini melakukannya dengan konsep informasi dari mulut ke mulut. Sementara pembeli yang disasar dari kalangan menengah ke atas dan orang-orang tertentu (mempunyai jiwa seni yang tinggi, red.).

“Kebanyakan teman saya membawa rok lukis ini ke Singapura dan Belanda, lalu mereka dagangkan di sana. Sementara turis dari Jepang dan Malaysia, khususnya, membeli produk saya melalui pameran yang saya ikuti,” ujarnya.

Ani juga menerima pesanan, sesuai dengan gambar yang mereka inginkan. Tapi, ia tidak bisa memastikan kalau gambar yang mereka inginkan bisa sama persis. Mengingat, produknya buatan tangan.

Untuk itu, dibutuhkan waktu pengerjaan sekitar dua minggu. “Tapi, kebanyakan konsumen membeli yang sudah ada,” ucapnya.

Berbicara tentang prospeknya, walau sekadar hobi yang sangat menguntungkan, tapi berjalan dengan lancar. “Sejauh ini, semuanya baik-baik saja. Permintaan banyak, tapi belum ada yang bisa membantu untuk melukisnya,” pungkas Ani, yang membagi keahliannya kepada para istri anggota TNI AU.

Check Also

Banyak Peminatnya

Rental Portable Toilet Kehadiran toilet umum—terutama yang bersih, nyaman, wangi, dan sehat—menjadi salah satu kebutuhan …