Home / Agro Bisnis / Sejuta Manfaat dari Si Tanaman Liar

Sejuta Manfaat dari Si Tanaman Liar

Biji Jali

 

Mungkin, sebagian dari kita pernah melihat jali atau yang punya nama keren barley ini. Tapi, dapat dipastikan tidak pernah terlintas dalam pikiran jika tanaman liar ini memiliki manfaat bagi kesehatan. Bahkan, cukup dengan membelinya di pasar-pasar tradisional, kita dapat mengolahnya sendiri menjadi bubur agar mudah mengonsumsinya

 

[su_pullquote]Biji Jali bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan berbagai penyakit[/su_pullquote]

e-preneur.co. Sehat merupakan faktor kehidupan yang paling penting dalam kehidupan manusia. Dengan demikian, tidaklah mengherankan bila banyak cara dilakukan untuk mempertahankan kesehatan. Salah satunya, dengan mengonsumsi Bubur Jali.

Bubur Jali merupakan makanan olahan dari jali atau yang dalam Bahasa Latin disebut coix lacryma jobi l. Pada dasarnya, jali adalah tanaman liar yang banyak dijumpai di selokan atau sungai.

Jali memiliki bentuk mirip dengan rumpun tebu dan berasal dari keluarga padi-padian. Sementara bijinya yang mirip dengan biji jagung, sering digunakan anak-anak desa sebagai mainan atau untaian kalung. Di beberapa daerah, tanaman yang dikembangkan dengan menggunakan bijinya ini dikenal dengan nama singkoru batu, hanjeli, kemangge, bukehang, atau kaselore.

Berdasarkan hasil penelitian, Biji Jali bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan berbagai penyakit, seperti mengatasi penuaan dini, mencegah SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome atau sejenis penyakit pernafasan menular), mengatasi pegal-pegal, kram, panas dalam, serta mencegah atau mengobati kanker (paru-paru dan mulut rahim), tumor pencernaan, pengeroposan tulang, dan usus buntu. Bahkan Prof. Hembing pernah meresepkannya dalam berbagai artikel yang ditulisnya.

Agar mudah mengonsumsinya, Biji Jali yang mudah diperoleh di berbagai pasar tradisional ini, lalu diolah menjadi bubur. Supaya lebih nikmat disantap, bisa ditambahkan cokelat, jahe, atau gula merah.

Untuk menjaga kesehatan, Bubur Jali ini cukup dikonsumsi sehari satu porsi. Sedangkan untuk menyembuhkan penyakit, tiga porsi per hari. Untuk anak-anak balita (di bawah lima tahun) sebelum dijadikan bubur, sebaiknya Biji Jali digiling terlebih dahulu dan tidak ditambahi cokelat atau jahe.

 

Check Also

Menyehatkan Konsumennya, Menguntungkan Petaninya

Beras Hitam Organik Meski buruk rupa, tapi kaya manfaat kesehatan. Tidak mengherankan, bila peminat Beras …