Home / Kiat / Orderan Pesat dengan Andalkan Sosmed

Orderan Pesat dengan Andalkan Sosmed

Sushi Rakyat

 

Merajalelanya makanan impor di Tanah Air, menggoda masyarakat kalangan bawah untuk juga mencicipinya. Tapi, adakalanya, mereka terbentur pada masalah harga dan rasa. Namun, Dini mengatasinya dengan menghadirkan Sushi Rakyat yang bukan cuma terjangkau harganya, melainkan juga sesuai dengan lidah kita dan dapat dipesan

 

[su_pullquote]Dengan “merakyatkan” sushi, maka bukan hanya orang-orang dari kalangan atas yang bisa menyantap sushi, melainkan semua kalangan[/su_pullquote]

e-preneur.co. Sushi, kini bukan lagi makanan yang eksklusif. Dikatakan begitu, sebab makanan Jepang yang terdiri dari nasi yang dibentuk bersama lauknya yang terdiri dari seafood, daging, dan sayuran ini dapat dijumpai di mana-mana, mulai dari pusat-pusat perbelanjaan yang adem hingga warung-warung tenda yang dipenuhi asap tebal.

Bahkan, juga bisa dipesan melalui facebook, twitter, blackberry messenger, instagram, whatsapp, line, telepon rumah, atau telpon genggam. Seperti Sushi Rakyat, yang ditawarkan Dini Utami Putri.

“Pemesanan melalui social media (sosmed), khususnya, aku lakukan lantaran saat ini sosmed semakin booming. Di sisi lain, Jakarta sangat macet. Sehingga, jika para konsumen yang harus datang ke rumahku tentu jauh sekali dan merepotkan mereka. Karena itulah, aku berinisiatif mendatangi mereka setelah mereka melakukan pemesanan dan mentransfer sejumlah uang sesuai dengan pesanan,” kata Dini, yang membangun usaha di rumah orang tuanya yang berlokasi di Tangerang.

Penjualan sushi by online tersebut, bukanlah satu-satunya pembeda Sushi Rakyat dengan sushi-sushi yang selama ini ada. Embel-embel Rakyat pada sushi buatan Dini ini, juga mengacu pada harganya yang terbilang terjangkau.

Padahal, dengan harga yang kurang lebih sama, Sushi Rakyat terdiri dari delapan potong, sedangkan sushi yang selama ini kita kenal hanya terdiri dari dua potong.

Di samping itu, dari segi rasa, disesuaikan dengan lidah Indonesia di mana jika pada umumnya sushi disajikan dalam kondisi mentah, maka Sushi Rakyat disajikan dalam kondisi matang. Sushi Rakyat juga lebih bervariasi, dalam arti, tidak melulu berisi ikan, melainkan juga daging ayam, daging sapi, sosis, dan ikan-ikan yang populer di Indonesia, seperti Ikan Tenggiri dan Ikan Tuna.

“Aku ingin merakyatkan sushi. Sehingga, bukan hanya orang-orang dari kalangan atas yang bisa menyantap sushi, melainkan semua kalangan,” ujar Dini, yang telah menghasilkan banyak varian sushi.

Tentang pemesanan, sarjana komunikasi dari Universitas Mercu Buana, Jakarta, ini menambahkan, tidak seperti delivery order pada umumnya di mana makanan diantar segera setelah dipesan. Sushi Rakyat harus dipesan sehari sebelumnya. Hal ini dilakukan, untuk menjaga kualitas sushi tersebut.

“Dengan kondisi Jakarta yang selalu macet, pengiriman sushi tentu padat merayap. Imbasnya, terlambat dalam pengiriman, lambat laun akan mengurangi kepercayaan konsumen terhadap Sushi Rakyat,” ungkap kelahiran Tangerang, 17 Februari 1989 ini, yang membebankan minimum order dan ongkos kirim untuk setiap pemesanan.

Kini, meski usaha yang dibangun pada Oktober 2011 ini telah membukukan omset yang menjanjikan, Dini belum mau berpuas diri. Ia juga menerima pesanan cake ulang tahun yang terbuat dari sushi. “Saya juga ingin memiliki agen di setiap wilayah di Jakarta, menambah karyawan, dan mem-franchise-kan Sushi Rakyat,” pungkasnya. Penasaran? Order saja!

 

Check Also

“Naik Kelas” dengan Mengganti Gerobak Dorong dengan Outlet Permanen Berkonsep Restoran

Bakmi Gila Usaha kakilima banyak diminati para pelaku usaha. Selain itu, konsep PKL mempunyai potensi …