Home / Inovasi / Cara Menikmati Kopi Tanpa Mabuk

Cara Menikmati Kopi Tanpa Mabuk

Kopi Durian Khas Lampung

 

Setiap wilayah di Indonesia mempunyai cara yang terbilang unik dalam menyeduh atau pun minum kopi. Salah satunya, kopi durian yang merupakan cara minum tradisional ala Masyarakat Lampung. Tapi, karena memiliki efek samping bagi kesehatan, maka Husein memodifikasikannya menjadi kopi durian dalam bentuk serbuk dan aman dikonsumsi siapa pun. Imbasnya, Brunei Darussalam pun meliriknya 

 

[su_pullquote]Kopi Durian Khas Lampung hadir untuk menyiasati tradisi minum kopi khas Lampung yang berisiko memabukkan[/su_pullquote]

e-preneur.co. Indonesia dikenal sebagai salah satu dari lima negara  penghasil kopi terbanyak, terbesar, dan ternikmat di dunia. Sementara penduduknya bukan cuma bisa menyeruput nikmatnya berbagai kopi dari berbagai wilayah di Bumi Nusantara ini, melainkan juga kreatif dalam cara menyajikan maupun menikmatinya.

Contoh, penduduk Aceh memiliki kebiasaan menyeduh kopi dengan cara menyaringnya menggunakan kain, semacam kaus kaki. Sementara penduduk di beberapa wilayah di Sumatra Barat meminum kopi bukan dari gelas, melainkan memakai batok kelapa.

Lain lagi dengan beberapa angkringan di Yogyakarta, yang saat menyeduh kopi hitam (kopi tubruk) menambahkan bara arang. Sehingga, terdengar suara joss…yang akhirnya memunculkan nama Kopi Jos. Sedangkan penduduk Liwa, Lampung, mempunyai cara unik yang berbeda lagi saat minum kopi.

“Dulu, orang-orang di sini minum kopi tubruk yang dicelupi buah durian matang,” tutur Muhammad Husein Janeyardi, produsen Kopi Durian Khas Lampung.

Namun, tidak semua orang sanggup minum olahan kopi yang disebut kopi durian tersebut. Mengingat, dari sisi kopinya mengandung kadar kafein yang sangat tinggi, sementara dari buah duriannya terkadung sedikit unsur alkohol. Jika keduanya dicampur akan timbul efek memabukkan, mual, dan pusing, serta sedikit peningkatan pada tekanan darah.

Hal itu terjadi, menurut Husein, karena masih banyak orang yang belum paham komposisi yang tepat untuk memperoleh olahan kopi durian yang nikmat dan tanpa efek samping. Dengan alasan ini, ia menciptakan kopi durian dengan komposisi yang tepat dan aman bagi semua orang yang ingin mencicipinya.

“Kebetulan, saya memiliki latar belakang pendidikan di bidang farmasi. Jadi, saya paham meracik komposisi yang pas, serta bagaimana cara mengekstrak dan mengeringkan buah durian sampai menjadi serbuk,” kata Husein, yang lalu membuat kopi durian dalam bentuk serbuk.

Pada satu sisi ia ingin menjadikan kopi durian ciptaannya selevel dengan olahan kopi moderen, sementara pada satu sisi yang lain ia ingin semua orang yang ingin mencicipi langsung paham dengan isi produknya, maka ia tidak melabeli produknya dengan merek yang njlimet. Ia hanya memberi nama Kopi Durian Khas Lampung.

“Saya memberi label Kopi Durian Khas Lampung juga dengan tujuan memperkenalkan kopi durian sebagai kopi tradisional Masyarakat Lampung dan berharap suatu saat menjadi ikon Lampung,” papar Husein. yang mendirikan CV Asnafala di Jalan Manggis, Bandar Lampung, Lampung Tengah, untuk menaungi usahanya.

Kopi Durian Khas Lampung sudah dikurangi kadar kafein dan alkoholnya sampai ambang batas yang aman bagi tubuh. Meski begitu, tidak berarti citarasa aslinya ikut berkurang.

Husein menjamin, Kopi Durian Khas Lampung ini masih serupa dengan kopi durian yang dibuat secara konvensional. Karena, ia tidak mengganti bahan bakunya. “Untuk kopinya, saya memperolehnya dari kebun kopi setempat. Sedangkan untuk duriannya, ada yang saya peroleh dari Lampung dan ada juga yang dipasok dari Palembang,” ungkapnya.

Kopi yang kini cocok dikonsumsi oleh mereka yang masih muda maupun yang sudah berumur, tanpa perlu kuatir tekanan darah akan melonjak ini memiliki berbagai ukuran dan bentuk, dari sachet seberat 20 gr untuk sekali seduh sampai ukuran 1 kg. Untuk mendapatkannya, bisa melalui pembelian langsung ke pabriknya atau berbagai toko oleh-oleh di Lampung. Sedangkan untuk di luar Lampung, dilayani by online.

“Sejauh ini, masih melayani pasar lokal. Tapi, sudah ada pengusaha dari Brunei Darussalam yang berminat,” pungkasnya.

 

Check Also

Cucian Bersih, Ekosistem Terjaga

Deterjen Minim Busa Isu ramah lingkungan membuat para pelaku usaha terus menggali ide untuk menciptakan …