Home / Senggang / Resto Area / Sensasi Baru Menyantap Bubur

Sensasi Baru Menyantap Bubur

Aceh Jezz Bubur

 

Bosan dengan bubur yang sudah ada selama ini? Tertantang untuk mencicipi bubur baru yang belum pernah dicicipi sebelumnya? Datang saja ke Aceh Jezz Bubur di Depok dan nikmati segala keunikan yang ada di dalamnya

 

[su_pullquote]Percampuran santan dan susu pada Bubur Jagung ala Chaidil ini, menghasilkan rasa gurih yang saling melengkapi. Sementara jagung pipilnya, memberi aksen renyah ketika digigit[/su_pullquote]

e-preneur.co. Entah dari mana asalnya resep asli Bubur Jagung yang dijajakan Teuku Chaidil. Tapi, yang pasti, berkat Bubur Jagung tersebut, usaha kedai buburnya yang dinamai Aceh Jezz Bubur menanjak begitu pesat. Imbasnya, Aceh Jezz Bubur yang berlokasi di Jalan Margonda Raya, Pondok Cina, Depok, pun turut meramaikan dunia kuliner Depok yang sudah padat aneka jajanan,

Padahal, sebenarnya, konsep Aceh Jezz Bubur sederhana saja. “Pada dasarnya, orang-orang penasaran dengan sesuatu yang unik. Berawal dari pemikiran sederhana tersebut, saya menciptakan kedai Bubur Jagung ini,” ungkap Chaidil.

Memang, pada mulanya, Chaidil hanya menjajakan bubur yang lazim dijumpai, seperti Bubur Sumsum, Bubur Kacang Hijau, dan Bubur Ketan Hitam. Tapi, tanggapannya kurang antusias. Lalu, melalui internet, Chaidil mulai mencari bubur lain yang unik dan digemari.

“Jadi, kalau ditanya dari mana asal muasal Bubur Jagung itu, saya tidak tahu. Yang pasti, Bubur Jagung yang saya jual sudah hasil modifikasi saya sendiri,” lanjutnya.

Resep asli Bubur Jagung yang ia peroleh memang tidak senikmat hasil “gubahannya”. Karena itu, sebelum “dipublikasikan”, Chaidil merombak rasanya hingga cukup dapat diterima lidah pada umumnya. Bahkan, sampai sekarang, ia terus “merapikan” rasa Bubur Jagung tersebut hingga benar-benar sempurna melalui lidah para pembelinya.

“Saya selalu menyediakan wadah kecil untuk tempat mencicipi bubur. Tujuannya, agar pembeli bisa memilih rasa bubur yang sesuai selera dan memberi saran atau kritik tentang rasanya,” jelasnya.

Bubur Jagung ala Chaidil ini memiliki komposisi, antara lain jagung manis yang dipipil, lalu dimasak dengan santan, gula aren, sagu mutiara, dan susu. “Pencampuran santan dan susu menghasilkan rasa gurih yang saling melengkapi,” ujarnya.

Saat dicicipi, bubur ini terasa lembut dan cukup kental karena pengaruh sagu mutiaranya. Sementara jagung pipilnya, memberi aksen renyah ketika digigit. Pertanda bila jagungnya benar-benar masih segar dan manis.

Di samping Bubur Jagung, Aceh Jezz Bubur juga menyediakan Bubur Jali yang terbuat dari Biji Jali dan Bubur Ketan Saus Durian yang menggunakan Durian Montong. Bahkan, khusus untuk kedai pertamanya yang berlokasi di Aceh, Chaidil menyediakan bubur khas setempat yakni Bubur Kanji Rumbi dan Bubur Ie Bu Peudah.

Ya. Varian bubur yang ia jajakan memang berbeda di setiap kedai yang ia miliki, baik yang ada di Aceh, Depok, maupun Cibubur. Hal ini, ia lakukan agar masing-masing bubur sama-sama populernya, selain untuk menyesuaikan dengan selera penduduk setempat.

“Bubur khas Aceh belum tentu disukai di Jakarta. Begitu pula, Bubur Ketan Saus Durian yang belum tentu diminati di cabang Cibubur,” katanya.

Keunikan lain yang dapat dijumpai di sini yaitu Aceh Jezz Bubur tidak menyediakan layanan makan di tempat, melainkan hanya sistem take away atau bawa pulang. Hal ini Chaidil berlakukan, lantaran ia melandasi konsep bisnisnya dengan Syariat Islam.

“Di kedai bubur saya, tidak ada meja dan kursi untuk makan. Supaya tidak ada pembeli yang duduk berdekatan saat makan dan saya juga tidak menanggung dosanya,” tegasnya. Selain itu, para karyawannya memakai seragam berupa baju koko dan kopiah.

Dengan keunikan-keunikan itu, tidak mengherankan kalau kedai bubur yang mengusung tagline “jangan beli nanti bisa ketagihan” ini kerap disambangi pembeli. Jadi, jangan kaget jika Anda akan kesulitan mendapatkan seporsi Bubur Jagung, meski kedai belum tutup (jam 23.00) dan setiap hari dibuat1.000 porsi.

 

Check Also

Ketika Para Perantau Kangen dengan Kampung Halamannya

Bubur Samin Bubur Samin bukanlah makanan tradisional Solo, tapi menjadi menu takjil yang ikonik di …