Home / Waralaba / Keuntungan yang Diraup Semanis Rasanya

Keuntungan yang Diraup Semanis Rasanya

Arumanis Rainbow

 

Arum Manis hanyalah jajanan. Tapi, jika usaha pembuatannya dikelola dengan baik dan waralabanya dikonsep dengan benar, maka Arum Manis mempunyai prospek bisnis yang legit

 

[su_pullquote]Pada satu sisi, produknya unik dan persaingannya belum sesak. Pada satu sisi lain, harga paket waralabanya murah dan urusan operasionalnya mudah[/su_pullquote]

e-preneur.co. Arum Manis. Jajanan ini bukan hanya disukai anak-anak, melainkan juga orang dewasa. Bentuknya yang menyerupai kapas, membuatnya juga biasa disebut cotton candy atau permen kapas.

Jika sebelumnya Arum Manis yang kita kenal cuma memiliki satu rasa yaitu manis yang dihasilkan dari gula dan satu warna yaitu pink, kini ada berbagai varian rasa yang dihasilkan dari buah-buahan dan juga beraneka warna.

Bahkan, Prana Mangun Wicakana, pemilik brand Arumanis Rainbow, menciptakan rasa Arum Manis yang unik yakni rasa susu dan teh hijau. Lantaran unik dan masih jarang dijumpai itulah, permen kapas buatan Prana ini cepat mendapat respon positif dari konsumen.

“Kalau menjual permen kapas dengan rasa yang sudah ada, meski dikemas sangat menarik, respon pasar tentu akan biasa saja. Tapi, kalau ada rasa baru yang orang masih jarang menjualnya, itu baru berbeda,” ujar Prana.

Padahal, Prana memulai usahanya justru pada situasi yang kurang menguntungkan. Ketika itu, sempat tersiap kabar bahwa Arum Manis dapat merusak kesehatan. Rasa manis yang berlebihan, diduga bisa membuat gigi keropos dan menyebabkan radang tenggorokan.

Lalu, ia mengakalinya dengan meracik resep baru dari campuran gula, perasa buah-buahan, dan bahan dasar lain. Sehingga, takaran gula menjadi berkurang. “Hasilnya, rasa manisnya tidak terlalu mendominasi,” lanjutnya.

Ketika racikan dirasa sudah tepat, barulah Prana memutuskan mulai menjajakan Arum Manis buatannya. Strategi promosi gencar dilakukan. Bahkan kurang dari setahun brand Arumanis Rainbow dibangun (akhir 2009, red.), ia sudah berani menawarkan waralaba.

“Sebenarnya, dari awal, saya sudah menargetkan untuk diwaralabakan. Tapi, melalui proses panjang dulu, baru mantap menjual merek dagang ini,” ungkapnya.

Prana yakin konsep dagang dengan waralaba ini akan mampu melebarkan sayap bisnisnya. Lantaran, dari sisi persaingan, memang belum terlalu sesak, ditambah lagi produk yang dijajakan memang terbilang unik. Sementara harga paket waralabanya cukup murah dan urusan operasionalnya mudah.

Melalui konsep yang sudah tertata, wajar jika kemudian banyak pihak tertarik menjadi mitranya. Hingga saat ini, jumlah mitra yang bergabung mencapai ratusan orang dengan jumlah outlet lebih dari 300 buah, yang tersebar di kota-kota di Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.

Diprediksi, jumlah mitra akan terus bertambah. Mengingat, Prana tidak membebani mitranya dengan berbagai persyaratan yang berat.

Prana menyediakan dua paket pilihan yakni silver dan diamond. Kedua paket tersebut sama-sama memberi booth, rak display, dan peralatan produksi. Perbedaannya, terletak pada akses langsung ke supermarket.

“Untuk paket diamond, mitra bisa membuka outletnya di supermarket terkemuka yang sudah menjalin kerja sama dengan Arumanis Rainbow Group, tanpa dikenakan biaya sewa tempat dan mendapat produk hasil pengembangan. Sementara paket silver, tidak,” jelasnya.

Bagi mitra yang membeli paket silver, tetap bisa berjualan di lokasi straregis lainnya, seperti tempat wisata, food court, area sekolah, bandara, restoran, rumah sakit, dan sarana umum lainnya. Mitra juga bisa memindahkan lokasi outletnya, jika progresnya kurang memuaskan.

Outlet saya rancang dengan konsep knock down agar mudah dipindah-pindahkan,” lanjutnya. Hal ini ia lakukan, untuk mengantisipasi jika mitra tidak mengalami kemajuan pada lokasi yang sudah ditentukan.

Rencana selanjutnya, mitra juga diberi kebebasan untuk menentukan metode yang dipilih dalam menjajakan produk permen kapas tersebut. Bisa dengan cara aktif, pasif, atau musiman.

Jika memilih aktif berjualan, berarti mitra memproduksi dan menjajakan permen kapas langsung di lokasi. Jika hanya memilih secara pasif, mitra boleh memproduksi permen kapas di rumah dan tinggal meletakkan di rak display pada lokasi yang sudah ditentukan. Sementara jika memilih musiman, mitra diperbolehkan menjajakan produk pada event-event tertentu, seperti pesta.

Ketiga metode tersebut, bisa diterapkan sekaligus. Karena, mitra diizinkan untuk memiliki booth atau rak pajang lagi, tanpa membeli paket waralaba seperti diawal pembelian. “Mitra bisa mempunyai lebih dari satu outlet dengan menjalankan metode penjualan aktif, pasif, atau musiman secara bersamaan. Sehingga, income-nya menjadi lebih besar,” paparnya.

Sedangkan untuk biaya perpanjangan kerja sama, dikenakan setelah tiga tahun masa kerja sama berakhir. Dan, agar tidak mengurangi pendapatan mitra, Prana membebani biaya royalti baru pada tahun kedua masa kerja sama dan ditarik setiap enam bulan sekali dengan jumlah yang tidak besar.

 

Check Also

Menunya Ciamik, Tawaran Franchise-nya Menarik

SamWon House   Dalam bisnis yang mengusung konsep franchise, jika bukan keunggulan produknya yang dikedepankan, …