Home / Liputan Utama / Sambut Lebaran dengan Inovasi

Sambut Lebaran dengan Inovasi

Bisnis Makanan Ringan

(J&C Cookies)

Datangnya lebaran, khususnya, merupakan saat yang istimewa bagi pebisnis makanan ringan, terutama kue kering. Karena, pada hari raya umat Islam itu, tren permintaan akan kue yang juga dikenal dengan istilah biskuit ini, seringkali melonjak tajam. Situasi ini, juga dirasakan J&C Cookies

[su_pullquote align=”right”]Lebaran dan hari-hari raya lain membuat omset J&C Cookies naik sekitar 30%[/su_pullquote]

e-preneur.co. Lebaran identik dengan suguhan berwujud makanan ringan. Dengan demikian, sekali pun camilan dapat kita jumpai dan nikmati kapan saja, tapi akan terasa lain, sebuah sensasi yang hanya dapat dirasakan oleh mereka yang merayakan hari nan fitri itu.

Dan, salah satu makanan ringan yang selalu ada dalam setiap hari raya umat Islam itu yaitu kue-kue kering. Sehingga, tidak perlu dipertanyakan lagi, mengapa kue-kue yang biasanya berukuran mungil itu juga disebut kue lebaran.

kue kering-2Kebutuhan, kalau boleh dibilang begitu, masyarakat akan kue-kue kering yang lebih ketimbang biasanya ini, juga menjadi salah satu pemicu bagi para produsen makanan ringan untuk membukukan omset mereka sebesar-besarnya. Salah satunya yaitu J&C Cookies, sebuah usaha kecil menengah yang bergerak di bidang waralaba dengan produk utamanya berupa kue-kue kering roombutter.

“Datangnya hari-hari raya, seperti lebaran, natal, dan imlek memang membuat omset J&C Cookies naiksekitar 30%,” kata Jodi Janitra, Direktur Utama PT Joyci Nusantara Cemerlang, perusahaan yang memayungi J&C Cookies.

Untuk itu, Jodi melanjutkan, J&C Cookies yang hingga saat ini masih menggunakan cara tradisional dalam memproduksi kue-kuenya, jauh-jauh hari telah mempersiapkan bahan baku untuk membuat kue-kue kering tersebut dengan membuat kontrak dengan para supplier. Sehingga, nantinya tidak akan kehabisan, di samping untuk menghindari kenaikan harga bahan baku.

Selain itu, perusahaan yang bertempat produksi di kawasan Bojongkoneng Atas, Bandung, ini juga meningkatkan kapasitas produksinya hingga 30% setiap tahunnya. Demikian pula dengan produknya di mana setiap tahun selalu mengeluarkan minimal tiga varian baru.

Seperti yang pernah terjadi pada tahun 2010 di mana J&C Cookies mengeluarkan enam varian baru sekaligus yaitu cookies dengan rasa jengkol, rujak, emping renyah, nori cheese, mushroom, dan wijen.“Imbasnya, berbanding lurus dengan peningkatan omset penjualan,” ujar kelahiran 7 Januari 1987 itu.

J&C Cookies yang kini memiliki lebih dari 59 varian ini, juga memproduksi beberapa kemasan yang merupakan campuran dari beberapa produk unggulannya. Misalnya, J&C Cookies dalam bentuk kemasan kecil yang dibanderol dengan harga yang tentu saja lebih murah, sebagai target untuk masuk ke minimarket dan pasar swalayan. Atau, varian J&C Cookies dengan kemasan dus kecil yang terdiri dari 10 jenis rasa, yang semuanya merupakan produk unggulannya.

Meski begitu, J&C Cookies yang 90% produknya diserap pasar ini tetap belum mampu memenuhi permintaan konsumen.Terutama, menjelang lebaran. Karena, keterbatasan kapasitas pabrik yang dimiliki. Sehingga, sejauh ini, hanya mampu menghasilkan stok secukupnya. Untuk itu pula, ke depannya, J&C Cookies akan melakukan perluasan pabrik agar permintaan konsumen dapat terpenuhi.

Bukan cuma itu, J&C Cookies yang telah memperoleh sertifikat HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point), sebuah sertifikasi sistem keamanan pangan yang telah diakui secara internasional, juga terus berpromosi baik melalui media cetak, e-commerce (website, twitter, facebook), maupun media elektronik.

“Pengaruhnya cukup besar. Selain sebagai brand awareness, juga meningkatkan sales secara langsung. Dalam arti, J&C telah melakukan inovasi dengan pemasaran produk yang tepat sasaran. Contoh, menggunakan mesin SMS (Short Message Service) Blast yang dapat menyampaikan pesan promosi atau marketing ke ribuan orang,sesuai dengan database yg kami miliki, hanya dengan satu langkah mudah. Begitu pula dengan inovasi pemasaran yang menggunakan internet di mana akan dibuat inovasi dengan sistem online shopping di website J&C Cookies,” ucapnya.

Di luar itu, J&C Cookies yang wilayah pemasarannya mencakup hampir setiap pulau di Indonesia serta Singapura, Malaysia, dan Brunei ini juga memberikan diskon kepada siapa pun yang ingin menjadi agen.

“Di sini, ada dua macam agen yaitu pertama, agen khusus yang akan memperoleh diskon sebesar 32%. Agen khusus ini, hanya ada satu di setiap wilayah. Kedua, agen umum yang kami bagi menjadi tiga tipe yakniagen blackyang akan memperoleh diskon sebesar 7%, agen red (14%), dan agen white (21%). Persyaratan utama untuk bisa menjadi agen yaitu melakukan pembelian produk. Kemudian, calon agen bisa langsung berjualan,” jelasnya.

Dengan segala keunggulan dan strateginya untuk terus menaikkan omset, seperti tersebut di atas, tidak mengherankan bila produk halal dan tanpa bahan pengawet namun mampu bertahan dengan masa simpan sekitar satu tahun ini, terus mampu bertahan kendati telah dibangun sejak tahun 1996.

Check Also

Harus Pandai Membaca Karakter Orang

Fairuz (Redline Bags)   Membangun bisnis di dalam bisnis dan satu sama lain berhubungan itu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *