Home / Senggang / LifeStyle / Cantik di Luar, Cantik di Dalam

Cantik di Luar, Cantik di Dalam

Moz5 Salon Muslimah

Aktivitas yang padat dan tuntutan peran yang tinggi, menyebabkan para muslimah perlu meluangkan waktu sejenak, untuk rileks dan menyegarkan pikiran. Misalnya, dengan nyalonke Moz5, salon khusus muslimah dengan pelayanan yang lengkap dan berkualitas

moz5-5e-preneur.co.Wanita berjilbab tidak perlu ke salon? Jangan salah! Sebagai wanita, mereka juga ingin tampil cantik,menarik, dan bersih. Setidaknya, di hadapan suami mereka.

Tapi, menemukan salon khusus bagi wanita berjilbab, tidak semudah membalik telapak tangan. Karena, selain jumlahnya tidak banyak, lokasinya jauh, pelayanannya juga sangat biasa. Di sisi lain, salon umum tidak klop dengan kondisi mereka.

“Mungkin, para kapster itu berpikir bahwa wanita berjilbab tidak memerlukan perawatan rambut, apa lagi yang ‘aneh-aneh’. Padahal, meski berjilbab, kami juga suka model rambut yang macam-macam,” kata Yulia Astuti.

Atas dasar itulah, Mei 2002, Yulia mendirikan salon khusus untuk wanita berjilbab yang diberi nama Moz5 (baca: Mozfive, Mozlima, atau muslimah : perempuan Islam, red.).Usaha ini, dibangun dengan modal pribada sebesar Rp90 juta.

Dengan dinding bercat warna-warni funky, khas anak muda, salon yang untuk pertama kalinya dibuka di Jalan Margonda Raya, Depok, ini menjadikan anak muda sebagai target market utamanya. “Kami juga menyasar para wanita berjilbab berumur 20–35 tahun, aktif, funky, smart (tidak mempermasalahkan harga), dan tinggal di sekitar Depok,” ujar kelahiran Jakarta ini.

Moz5 tidak mengkhususkan para wanita berjilbab, tapi tetap menjaga suasana Islaminya

Processed by: Helicon Filter;

Namun, tidak berarti Moz5 menolak konsumen non muslim. “Kami tidak mengkhususkan para wanita berjilbab, tapi kami tetap menjaga suasana Islaminya.Sehingga, pelanggan merasa nyaman. Selama ini, saya melihat salon umum sering mencampur pelanggan pria dan wanita. Sedangkan salon khusus wanita, juga tidak menutup kehadiran para pria.Meski, mereka sekadar menunggu. Kondisi ini, membuat kami tidak merasa bebas,” kata sarjana sastra Jepang dari Universitas Indonesia ini.

Suasana Islami yang dimaksud Yulia diwujudkan dengan perawatan menggunakan tumbuhan segar, seperti lidah buaya. “Misalnya untuk facial. Moz5 merupakan salon muslimah pertama yang melakukan facial dengan bahan alami,” ucapnya.

Selain itu, salon yang menyediakan perawatan rambut (creambath, masker rambut, hairspa, gunting, coloring, rebonding, dan lain-lain), perawatan tubuh (pijat, lulur, masker tubuh, sauna), perawatan wajah (termasuk perawatan mata dan telinga), manicure, pedicure, hingga refleksi, totok aura, dan rias pengantin ini, juga melarang para pria masuk ke dalam salon.Larangan tersebut, dengan sangat jelas terpampang di pintu masuk salon ini. Lebih dari itu semua, Moz5 dimiliki dan dikelola oleh para perempuan berjilbab.

Tahun 2006, Moz5 membuka cabang di Plumpang, Jakarta Utara. Setahun kemudian membuka salon ketiga di Harapan Indah, Bekasi, yang merupakan pilot project dari sistem kemitraan yang akan dikembangkan. Akhirnya, setelah sistemnya siap, pada tahun 2008, Moz5 pun dimitrakan.

Kini, Moz5 telah memiliki banyak cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan, hingga Sumatera. “Saya optimis dengan bisnis kemitraan  Moz5.Karena, melihat pertumbuhan market muslimah yang makin besar,” kata mantanfactory manager sebuah perusahaan alat tulis ini.

Check Also

Ketika Para Perantau Kangen dengan Kampung Halamannya

Bubur Samin Bubur Samin bukanlah makanan tradisional Solo, tapi menjadi menu takjil yang ikonik di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *