Home / Frontline / Memberi Pelatihan Yoga Secara Murni

Memberi Pelatihan Yoga Secara Murni

Rumah Yoga

Yoga-1Yoga, biasanya digunakan sebagai salah satu pengobatan alternatif, di samping meningkatkan kebugaran. Tapi, yoga juga mampu memberi sensasi rileks yang luar biasa, sehingga pas untuk siapa pun yang suka memanjakan diri atau ingin lari sejenak dari rutinitas sehari-hari. Dan, Rumah Yoga memfasiltasi hal itu

e-preneur.coYoga (Sansekerta: penyatuan, red.) bukanlah hal baru di Indonesia. Sesuai dengan artinya, salah satu dari enam ajaran dalam filsafat Hindu ini, menyatukan latihan fisik dan pernafasan dengan pengendalian pikiran. Pada umumnya, masyarakat global menggunakan yoga sebagai salah satu pengobatan alternatif, di samping meningkatkan kebugaran. Demikian pula dengan Amalia Wirjono, Dian Mediana, Tami Arifin, Anita Pasaman, dan Afi Shamara.

Setelah meraup banyak manfaat dari beryoga dan “lelah” berlatih yoga dari satu rumah ke rumah, dari satu guru/pelatih yoga yang satu ke guru/pelatih yoga yang lain, dan dari masal ke privat, pada akhirnya kelima sahabat ini berinisiatif untuk membuat sendiri studio yoga. Lalu, pada sekitar tahun 2004, mereka pun mendirikan Rumah Yoga.

Dengan bangunan artistik bercat krem, Rumah Yoga berdiri dengan anggun dan tenang di Jalan Lamandau, Jakarta Selatan. Laiknya rumah, suasana nyaman, tenang, damai, dan rileks pun segera menyambut begitu kaki menginjak bagian dalamnya.

“Pada dasarnya, hampir di setiap tempat senam atau pusat kebugaran selalu tersedia fasilitas yoga. Tapi, kehadiran Rumah Yoga yang mengkhususkan pada yoga dimaksudkan untuk memberi pelatihan yoga secara murni,” jelas General Manager Rumah Yoga Studio & Spa, tentang pentingnya kehadiran Rumah Yoga.

Rumah YogaBerkaitan dengan itu, Rumah Yoga didukung oleh delapan guru (dua di antaranya ekspatriat, red.) yang diharuskan bersertifikat internasional. “Dengan sertifikat itu, mereka bukan cuma bisa mengajarkan posisi-posisi dalam yoga, melainkan juga anatomi yoga.Sehingga, bila muncul cidera usai beryoga (biasanya karena salah posisi, red.), maka guru-guru tersebut dapat langsung mengatasinya,” lanjutnya. Selain itu, pengajaran yoga yang dilakukan oleh guru-guru yang baik, akan berimbas pada manfaat yoga yang diperoleh para muridnya.

Sekadar informasi, idealnya yoga dilakukan minimum dua kali seminggu. “Sebab, bila hanya seminggu sekali, manfaat beryoga yaitu kesehatan raga dan pikiran, tidak akan diperoleh. Manfaat itu baru bisa diperoleh setidaknya 2−3 minggu setelah beryoga secara teratur,” ungkapnya. Sedangkan batas maksimalnya, tidak terbatas. “Sepanjang masih kuat, yoga bisa terus dilakukan. Karena, kalau manfaat itu sudah diperoleh, biasanya mereka tidak ingin berhenti beryoga,” imbuhnya.

Rumah Yoga menyediakan berbagai tipe yoga, di antaranya hatha, vinyasa, dan astanga. Bahkan, studio yoga berlantai kayu ini juga memiliki baby yoga, prenatal yoga, dan senior yoga.

Baby yoga yang ditujukan bagi bayi berumur 2 bulan−1 tahun ini, berfungsi untuk menguatkan otot dan tulang, meningkatkan selera makan, serta mencegah kejang perut pada bayi.Prenatal yoga merupakan yoga untuk ibu hamil, dengan usia kehamilan 2 bulan−menjelang melahirkan. Fungsinya, untuk mengatasi sakit punggung yang biasa dialami para Ibu hamil, mengatur pernafasan, dan melancarkan proses kelahiran.

“Sedangkan senior yoga yang ditujukan bagi mereka yang berusia minimum 45 ini, sekadar maintenance atau untuk menjaga vitalitas. Mengingat usia yang sudah tidak muda lagi, biasanya mereka sudah tidak mampu melakukan aktivitas berat,” jelasnya.

Sesuai dengan konsepnya, Rumah Yoga yang hingga kini telah memiliki puluhan ribu peserta ini adalah sebuah rumah, maka dua studio yang dimilikinya tidak berukuran besar. “Hal ini, dimaksudkan agar para guru dapat memperhatikan secara cermat setiap gerakan para muridnya.Seperti, orang tua memberi perhatian terhadap anak-anak mereka,” katanya. Dalam sehari (jam 08.00−21.30), studio-studio itu dipakai secara bergantian oleh enam kelas yang berbeda.

Dalam perkembangannya dan juga permintaan konsumen, Rumah Yoga menyediakan fasilitas spa. “Sebagian konsumen kami melontarkan ide untuk membuat spa. Mereka berpikir, alangkah nyamannya jika dipijat usai beryoga,” ucapnya. Spa yang tidak menutup pintu untuk mereka yang tidak beryoga di tempat ini, memang tidak seeksklusif spa pada umumnya. Sebab, fungsinya memang hanya untuk leyeh-leyeh.

Untuk itu, di sini tersedia tiga fasilitas yaitu refleksi yang mencakup regular, hot stone, dan perpaduan antara hot stone dengan masker kaki atau Rumah Yoga Signature. Selain itu, juga tersediabody scrubdan body massage yang terdiri dari pijat muka, pijat dengan hot stone, dan pijat aromaterapi.

Yoga, seiring dengan kecenderungan gaya hidup masyarakat, kepopulerannya timbul tenggelam. Tapi, bagi para pecintanya, yoga yang telah diajarkan sejak ribuan tahun lampau tetap relevan dengan kondisi saat ini. Lebih dari itu semua, yoga mampu memberi sensasi rileks yang luar biasa, sehingga pas untuk siapa pun yang suka memanjakan diri atau ingin lari sejenak dari rutinitas sehari-hari.Nah, selamat mencoba.

Check Also

Ketika Para Perantau Kangen dengan Kampung Halamannya

Bubur Samin Bubur Samin bukanlah makanan tradisional Solo, tapi menjadi menu takjil yang ikonik di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *